1. Film animasi (Animation)
Film animasi merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan
sehingga menjadi gambar yang bergerak. Untuk memberikan suara pada film ini
menggunakan pengisi suara yang seolah – olah menjadi tokoh utama dan ikut dalam
cerita. Contoh: Wall – E
2. Film horor (Horror)
Film horor merupakan film yang berusaha memancing
emosi berupa ketakutan dan rasa ngeri penontonnya. Alur cerita mereka sering
melibatkan tema – tema seperti kematian, supranatural, atau penyakit mental. Contoh: The Ring
3. Film fiksi ilmiah (Science Fiction)
Film fiksi ilmiah adalah film imajinasi yang didasari
oleh alasan dan penjelasan ilmiah. Jenis film ini agak sukar dipahami karena
lebih banyak berisi penjelasan ilmiah. Contoh: Avatar
4. Film musikal (Musical)
Film musikal adalah film yang pada alur ceritanya
disertai lagu maupun tarian dari tokoh – tokohnya. Musik yang ditampilkan
sesuai dengan alur ceritanya. Contoh: High School Musical
5. Film petualangan (Adventure)
Film petualangan adalah film yang dibuat untuk
memberikan pengalaman yang menegangakan dari film. Jenis film ini mirip dengan
film aksi. Daripada unsur kekerasan yang lebih ditonjolkan film aksi, film ini
lebih menampilkan petualangan melalui perjalanan maupun perjuangan. Contoh: Jurassic Park
6. Film aksi (Action)
Film aksi ini bertujuan membuat tegang penontonnya
seperti pada jenis film petualangan. Tapi, film ini lebih menekankan pada aksi
kekerasan fisik, tembak menembak, maupun kejar – kejaran mobil. Terkadang jenis
film ini terkait dengan unsur spionase. Contoh: Spiderman
7. Film komedi (Comedy)
Film komedi ditujukan untuk menghibur penontonnya
dengan aksi komedi yang mampu mengundang tawa. Film komedi banyak digemari
penonton karena ceritanya yang ringan dan mudah dimengerti. Contoh: Mr Beans Holiday
8. Film fantasi (Fantasy)
Film fantasi umumnya menggunakan sihir dan kekuatan
supranatural dalam ceritanya. Film jenis ini tidak didasari pemikiran ilmiah
sehingga untuk ceritanya murni tentang imajinasi dari sang pembuatnya. Contoh: Harry Potter
9. Film drama
Film drama adalah film yang banyak berceita mengenai
kehidupan. Film in ibertujuan untuk membawa penonton pada alur ceritanya
sehingga penonton mampu merasakan apa yang dirasakan tokoh dalam cerita. Contoh: Hachiko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar