Rabu, 01 Oktober 2014

KIMIA LINGKUNGAN


Lingkungan
          Ruang tempat manusia hidup bersama dengan jasad hidup dan tak hidup
          Fungsi lingkungan :
                - Memberi ruang utk hidup & aktivitas kehidupan
                - sumber daya (hayati & non hayati)
                - Memberi pelayanan kepada manusia agar tetap
                  dapat mendukung kehidupan manusia
 Daya Dukung Alam
          dapat berkurang atau menyusut
          Terbentuknya daya dukung alam memerlukan proses yg lama
          Kerusakan daya dukung alam :
A. Faktor internal
                - Dari alam & sulit dicegah
                - contoh: letusan gunung berapi,
B. Faktor eksternal
                - dari ulah manusia (kegiatan iondustri, pemakaian bh. Bakar fosil)
KIMIA LINGKUNGAN
Bagian dari ilmu kimia yang membahas mekanisme perubahan kimia yang terjadi di lingkungan (udara, air, tanah) serta dampaknya bagi kehidupan
  • Proses penipisan lap. Ozon
  • Pencemaran limbah organik pada perairan
  • Dampak penggunaan pestisida, dll.
PENCEMARAN
Akumulasi zat/benda yang keberadaannya dalam lingkungan tidak diinginkan
          Pencemaran Udara
          Pencemaran Air
          Pencemaran Darat

PENCEMARAN UDARA
Ø  Adanya bahan-bahan atau zat-zat asing di dalam udara yg menyebabkan perubahan susunan (komposisi) udara dari keadaan normalnya

Atmosfir merupakan lingkungan udara yg meliputi bumi
Pembagian lap. Atmosfir Menurut Perbedaan suhu:
Lapisan
Suhu (oC)
Altitud
(Km)
Unsur Kimia Utama
Troposfir
Stratosfir
Mesosfir
Thermosfir
15- (-56)
(-56) – (-2)
(-2) – (-92)
(-92 – 1200)
0 – 11
11 – 50
50 – 85
85 - 500
N2, O2, CO2
O3 
O3, NO+ 
O2+, O+, NO+

KOMPONEN PENCEMAR UDARA
Karbon Monoksida
          gas yg tidak berwarna, tidak berbau & tidak berasa
          Pada suhu dibawah – 192oC berbentuk cair
          Mempunyai afinitas 210 kali > O2 terhadap Hemoglobin
          Sumber pencemar :
                        Pembakaran bahan bakar yg tidak sempurna
                        Pembakaran sempurna :
                        C8H18 + xO2 + x (3,76)N2  aCO2 + b H2O + x(3,76) N2
                        X = 12,5                a = 8       b = 9
                        Pembakaran tidak sempurna :
                        CxHy + O2  → C +  H2O + E1 (mobil tua)
                        C + O2  → CO + E2
Karbon dioksida
          tidak beracun, berguna bagi tumbuhan
          Bila jumlah berlebih akan meningkatkan suhu bumi  proses green house effect
          Sumber pencemar :
                        Proses pembakaran yg melepaskan gas CO2
                        (kendaraan, industri, PLTU, kebakaran hutan)
Belerang oksida
          SO3 bersifat sangat reaktif
          SO2 berbau tajam. tdk berwarna, tdk mdh terbakar
          SOx dengan uap air akan membentuk asam sulfit maupun asam sulfat turun ke bumi bersama dengan jatuhnya hujan  hujan asam
          Pada konsentrasi 6 – 12 ppm SO2 bersifat iritan kuat bg kulit & selaput lendir
          Sumber pencemar :
                        - bahan bakar minyak bumi, batubara (PLTU)
                                        Belerang dalam batubara berbentuk mineral besi
                                        pirit (FeS2) atau PbS, HgS, ZnS, CuFeS2 & Cu2S.
                        - industri logam
Dampak SOx bagi Kesehatan
          Efek pada tumbuhan : nekrosis
          Efek pada benda mati : merusak karena bersifat korosif
          Efek terhadap manusia akan mempengaruhi sistem pernafasan

Nitrogen oksida
          NO tidak berwarna & tidak berbau
          NO2 berwarna coklat kemerahan & bau menyengat
          Daur Fotolitik NOx :
                 NO2 +  s.m → NO  +  O
                 O      +  O2 → O3
                 O3   +  NO → NO2 +  O2
                Akan terganggu bila terdapat HC diudara. HC bereaksi dg O maupun O2 menghasilkan radikal bebas HC yg reaktif. Radikal bebas HC bereaksi dengan O2   & NO2   menghasilkan PAN.
          Sumber pencemar :
                - pembakaran bahan bakar di Industri &
                                kendaraan bermontor
          Toksisitas NO2 4 kali > NO
          Efek NO2 :
                                paru-paru membengkak (50 – 100 ppm)
                                sulit bernafas s/d kematian (100-150 ppm)
          Efek NO  : gangguan sistem syarat, kejang-kejang sampai dengan  kelumpuhan
          Pada tanaman  nekrosis & fotosintesis turun
          PAN : iritasi mata & gangguan paru-paru

CFC
          Derivat metana
          Digunakan sbg zat pendingin, cairan pembersih  elektronik, zat pendorong
          Merusak lapisan ozon di stratosfir (ODS): 
        CF2Cl2  →  CF2Cl+  Cl  ……(1)
         Cl + O3 →  ClO +  O2 ……(2)
         ClO  +  O3 → 2 O2 +  Cl  ……(3)

Timbal
          Sebagai antiknocking pada bahan bakar fosil
          Menyebabkan gangguan pembekuan darah, anemia.
          Terakumulasi dalam tubuh : anemia, kemandulan, dll.

Partikel
          Zat padat/cair yg halus & tersuspensi di udara
        (0,002 – 500 m)
          Menimbulkan penyakit saluran pernafasan :
        - siliksis : SiO2 (pabrik besi, tembaga)
        - asbestosis : serat asbes (camp. Si)
        - bisinosis : debu kapas
        - Antrakosis : batubara


Tidak ada komentar:

Posting Komentar